Monday, May 21st

Last update10:00:00 AM GMT

You are here: Berita dan Informasi Kabar Surau

Kabar Surau

Berani Usul, Berani Bertanggung Jawab

Evaluasi

Menjelang akhir tahun, ada dua kebiasaan yang dilakukan jamaah yang berubudiyah di Surau Baitul Amin (SBA), Depok. Ramai-ramai menyusun laporan akhir tahun dan membahas agenda dan penunjukan koordinator, biasa disebut ‘lead’,kegiatan yang ada di SBA tahun berikutnya.

Sehari Bersama Bang Arie dan Bang Ramon

tauziah

Acara yang baru pertama kali diadakan ini bertema ‘Introspeksi Diri adalah Kunci Hati’. Kegiatan ini berbentuk tausiyah dari Pengurus II Surau Baitul Amin,Bojongsari,Abangda H. Akhmad Syukran Bestari, SE., MMSi., yang biasa disapa Bang Arie dan Pengurus III, Abangda H. Rahman Moenggah, SH., LLM., yang akrab dipanggil Bang Ramon.

Family Gathering: Satu Perahu Satu Tujuan

Arung Jeram di Citarik

Sekitar delapan puluh peserta Family Gathering berangkat dari Surau Baitul Amin (SBA) dengan menggunakan bus menuju Citarik, Sukabumi, Jawa Barat, di pagi hari Selasa, 22 November lalu. Rombongan yang terdiri dari anggota Panitia Peradaban Bersih (Pandabsih), keluarga besar Pimpinan Yayasan Prof. DR. H. Kadirun Yahya (YPDKY), dan  dua puluh lima anak surau, atau ’Anshor’, sebutan bagi jamaah yang menetap dan mengabdi di surau. Turut serta di acara untuk bersuka cita ini, jajaran pengurus Pos Mes Bandara (PMB), salah satu tempat wirid dalam naungan (YPDKY) dan empat orang tamu yayasan dari Malaysia dan Brazil.

Memberikan Pelayanan Terbaik Untuk Jamaah

Sapi Qurban

Kurban atau qurban dalam bahasa Arab merupakan kata benda dari kata qarrabayuqarribu, qurbanan, yang artinya kedekatan, kecintaan, kemesraan. Kurban adalah sebuah momen untuk memperlihatkan rasa cinta hamba kepada penciptanya.

Embarkasi Baitul Amin Bojongsari

embarkasi Baitul Amin

Suasana di Surau Baitul Amin Bojongsari, Depok, di pagi hari Jumat, 28 Oktober 2011 lalu berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Surau saat itu ramai dengan jamaah dari berbagai penjuru Indonesia yang telah berkumpul di depan Kantor Kampus Surau Baitul Amin (SBA).

Bersuka Cita dan Beribadah

Airsoft Fun

“Tujuan kita silaturahim, bersyukur, bersuka cita,” tegas Pengurus II Surau Baitul Amin, H. Akhmad Syukran Bestari, SE. MMSI, sesaat setelah tiba di Surau Dienul Amin, Bandung, Februari lalu. Rombongan yang berjumlah sekitar 100 orang; 50 diantaranya adalah anshor, atau jamaah yang menetap dan bekerja untuk melayani jamaah menjalankan kegiatan-kegiatan ibadah di surau. Perjalanan ke Bandung ini adalah dalam rangka outing, atau liburan bagi anak surau (anshor) Surau Baitul Amin, Bojongsari, Depok.

Semangat Berbagi dan Melayani

Pos Polisi Curug

Tahun 2010 sangat berkesan bagi jamaah Surau Baitul Amin (SBA). Banyak perkembangan positif yang patut disyukuri. Semua tergambar dalam acara Laporan Akhir Tahun 2010 pada 31 Desember 2010 lalu, yang menunjukkan hampir semua bidang mengalami peningkatan, baik dalam bidang pembangunan fisik maupun non fisik.

Fardhu Kifayah dan Menolong Jamaah

Pelatihan fardhu kifayah yang diselenggarakan oleh STMBA di SBA

Menjadikan taman peristirahatan yang abadi indah dan segar. Itulah salah satu impian dan angan-angan dari pengurus Serikat Tolong Menolong Baitul Amin (STMBA) periode 2010-2015. Selain melakukan pembenahan dalam pelayanan pengurusan jenazah disaat pemakaman, kegiatan STMBA juga mencakup memberikan pelayanan di bidang pemakaman yang nyaman dan indah.

Menurut Abang H. Wafi Asnawi, Ketua STMBA, tanah makam Baitul Amin yang terletak di Jalan Raya Curug, persis di seberang jalan masuk menuju Surau Baitul Amin (SBA) akan dijadikan lebih indah dan asri. Dengan demikian, para ahli waris diharapkan merasa nyaman saat memakamkan dan mengunjungi makam keluarganya.

“Semua yang dilakukan STMBA hanya berdasarkan bagaimana berbuat baik dan melayani jamaah dengan baik,” ungkap Kak Dyah Agustine, Sekretaris STMBA. Keseriusan itu tampak pada program program yang sudah di buatnya. Salah satunya, hari Minggu, 28 November lalu diadakan pelatihan fardhu kifayah bagi jamaah untuk mempelajari tentang mengurus jenazah, mulai memandikan hingga mengkafani, dengan Kyai Somad dari Brebes sebagai narasumber.

“Tugas STMBA adalah menolong orang, melakukan ketentuan-ketentuan syariat. Proses fardhu kifayah betul-betul dipelajari, kita fokuskan. Hal yang paling membingungkan adalah saat keluarga meninggal. Menolong orang melalui dalam proses itulah yang dibutuhkan. Intinya membantu jamaah,’’ pesan Pengurus II Surau Baitul Amin H. Akhmad Syukran Bestari, SE.MMSi.

Hal terkait disampaikan oleh Bang H. Wafi. “Dengan pentingnya fardhu kifayah, harapan kami peserta pelatihan siap mengaplikasikan. Tak sekedar tahu tapi mau melaksanakan pengetahuan yang telah didapatnya.

”Pelatihan ini merupakan kegiatan pelatihan yang pertama yang dilakukan STMBA untuk periode 2010. Walau demikian, antusiasme dari peserta sangat tinggi, diikuti lebih dari 40 peserta yang aktif dan tampak serius dalam diskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan."

Rencana tanah makam yang asri diwujudkan melalui bentuk kerja bakti hampir setiap minggu. Kerja bakti ini awalnya hanya diikuti oleh pengurus STMBA, namun lambat laun diikuti pula oleh beberapa jamaah lain, bahkan yang datang dari kawasan Rumpin, Sawangan dan Pondok Gede.

Sesuai dengan AD/ART yang telah disetujui oleh Pengurus SBA, STMBA berazaskan Al Quran, Hadits, Ijma Ulama serta 7 Nilai Dasar Yayasan Prof. Dr. H. Kadirun Yahya (YPDKY). Sementara itu, tujuannya adalah, pertama, untuk membantu jamaah Tarekat Naqsyabandiyah YPDKY dalam membantu pelaksanaan dan penyelesaian fardhu kifayah.

Tujuan kedua STMBA adalah untuk menguatkan tali silaturrahim antar sesama jamaah sebagaimana diungkapkan Bang H. Wafi. “Harapan kami, anggota lama STMBA dapat mendaftarkan ulang dirinya, dan bagi yang belum menjadi anggota dapat mendaftarkan diri. Menjadi anggota berarti kita menjalin silatur rahim yang lebih banyak dan saling tolong  menolong dengan jamaah lainnya.

Iuran yang di bayarkan setiap bulannya pun tidak lain sebagai wujud dari saling tolong menolong di saat satu anggota terkena kemalangan,khususnya kematian. ”Saat ini, pengurus STMBA tengah mengupayakan perluasan tanah makam Baitul Amin. “Minat jamaah untuk membeli kavling makam cukup tinggi dibandingkan dengan kavling yang kini tersedia,” ungkap Kak Dyah Agustine. (DA)

Doa Dalam Kurban

idul Adha

Setelah hari Idul Adha, pada tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah, atau hari tasyrik, pemotongan hewan kurban masih diperbolehkan dan diharamkan untuk puasa. Saat-saat itulah salah satu momen terbaik untuk memanjatkan doa. Pelaksanaan kurban di Surau Baitul Amin dimulai dari proses persiapan, yaitu pengadaan hewan kurban hingga penanganan pasca penyembelihan yang diakhiri dengan pendistribusian daging kurban.

Me-RAYA kan Idul Kurban Tanpa Antrian

Daging Qurban

Pada beberapa kesempatan, para mustahiq atau penerima kurban menjadi korban antrian. Saking inginnya mendapatkan daging kurban, banyak orang rela berdesakan bahkan ada yang terinjak-injak. Surau Baitul Amin melakukan dengan cara yang berbeda, daging kurban diserahkan door to door pada penerima kurban yang berhak.

STMBA Mengutamakan Fadhu Kifayah

pemakaman

Betapa bahagianya kita sebagai manusia jika bisa hidup selalu memiliki rasa bersyukur dan selalu bisa saling tolong menolong dari satu orang dengan orang yang lainnya.

“Di saat kita ada pesta pernikahan atau ulang tahun sangat mudah sekali kita mencari teman untuk membantu. Tetapi tidak demikian di saat ada kesulitan atau kemalangan seperti sakit ataupun kematian.” Demikian disampaikan H. Akhmad Syukran Bestari, SE.MMSI, Pengurus II Surau Baitul Amin, mengawali penyampaian SK Pengurus Serikat Tolong-Menolong Baitul Amin (STMBA) periode 2010-2015.

Berbagi Sehat Untuk Masyarakat

Para Dokter

Salah satu misi Islam adalah rahmatan lil ’alamin, menebarkan kebaikan bagi lingkungan. Dalam menjalankan misi sosial di bidang kesehatan, Yayasan Prof. Dr. H. Kadirun Yahya mendirikan sebuah klinik medis di bagian barat komplek, Surau Baitul Amin. Klinik tersebut bernama Baitul Amin Medical Center (BAMC).

Pembaruan Arah Kiblat

Pembaruan Arah Kiblat

Baru-baru ini banyak mesjid di Indonesia menyempurnakan arah kiblat mengikuti rekomendasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Departemen Agama RI. Hal yang sama juga dilakukan Surau Baitul Amin, Bojongsari,Depok, pada bulan Ramadhan lalu. Mengapa arah kiblat bisa melenceng?Apakah sah sholat kita selama ini jika tidak tepat menghadap kiblat?

Silaturrahim Menyongsong 2010

Suasana Silaturahim

Diawali dengan doa, Abangnda H. Akhmad Syukran Bestari SE. MMSI, Pengurus Surau Baitul Amin mengucapkan selamat datang kepada  rombongan Jamaah Surau Dienul Amin dan Surau Baitul Amin X Bandung yang hadir sebagai peninjau.  Rapat tahunan yang dihadiri sekitar 70 orang peserta, terdiri dari Anshor dan Jamaah bertujuan untuk menginformasikan perkembangan Surau dan menyosialisasikan program kerja tahun depan. Silaturrahim diisi dengan pemaparan hasil kerja, rekomendasi dan program kerja oleh tiap bagian.

Pagi Nan Fitri di Baitul Amin

Iedul Fitri

Beberapa orang pria terlihat berkumpul di sebuah gazebo dekat gerbang belakang surau. Dua orang dengan wajah mengkilap dengan keringat sedang sibuk menabuh sepasang bedug. Sebuah bedug berdiameter 1 meter ditabuh dengan berdiri di sebuah sisi gazebo. Sedangkan pasangannya bedug kecil berada di sisi seberang ditabuh sambil duduk di bibir lantai gazebo. Berdua mereka mengawal seorang anshor lulusan pondok pesantren yang melantunkan takbir dengan indahnya. Takbir yang dilantunkan dengan pengeras suara itu semakin menggema ketika beberapa jamaah pria di sekitar gazebo turut bertakbir mengagungkan Asma 'Allahu Akbar'

Halal Bihalal Pokdar Kamtibmas Polsek Sawangan

Pokdar Kamtibmas

Pada hari Sabtu, 18 Oktober 2008 di training room Surau Baitul Amin Sawangan diadakan acara halal bihalal yang dihadiri oleh para anggota pokdar dan polisi dari kepolisian sektor kecamatan Sawangan. Peserta mulai berdatangan di surau dari jam 07:00 pagi. Tepat pukul 10:00 acara dibuka oleh mc dengan pembacaan QS. Al Fatihah. Kemudian pembacaan qiraah QS. Ali Imran : 123-126 oleh ustadz Jamaludin dan saritilawah Kak Suriana, Spd.

Jemaah Calon Haji Baitul Amin

Jamaah Haji

Senin pagi (1/12) pukul 02:45 telah diberangkatkan 36 orang calon haji dari Surau Baitul Amin menuju bandara Sukarno-Hatta menggunakan bus. Pagi jam enam sehari sebelumnya juga telah dikirim koper besar & troli mereka ke bandara untuk chek in bagasi oleh tim Anak Surau. Pemberangkatan dilepas oleh Pengurus Surau, Anak Surau, Jamaah, dan keluarga calon haji. Sesuai jadual, Insya Allah pesawat GA 984 akan take off meninggalkan Jakarta menuju Jeddah pada pukul 07:55.

Nur Mahmudi: Hidup Tenang dengan Thariqah Naqsyabandi Al-Khalidiyah

nurmahmudi

Salah satunya karena kesiapan kita untuk hidup tenang . Nah, kalau hidup tenang ini urusan nya dengan Thariqah Naqsyabandi Al – Khalidiyah sinilah ( Surau Baitul Amin, Sawangan –red)  tempatnya..!” Kata Nur  Mahmudi Ismail, Walikota Depok , Jawa Barat. ”Ketahuilah bahwa yang mampu untuk menenangkan hati kita adalah dengan berdzikir dan banyak mengingat Allah SWT,”  lanjut beliau.  Dengan suara lantang dan semangat serta diikuti tepuk tangan dari para pengunjung Tabligh Akbar , Minggu 16 November 2008.

Indahnya Silaturrahim dan Taushiyah Bersama

Silaturahim

Banyak teladan Rasulullah SAW tentang pentingnya menjalin silaturrahim. Silaturrahim yang indah adalah yang membawa kebaikan .  Untuk itu Majelis Qur'an Surau Baitul Amin bersama-sama Majelis Ta'lim lingkungan sekitar Surau Baitul Amin mengadakan Silaturrahim bertajuk Taushiyah Bersama.  Silaturrahim  ini adalah untuk kali yang kedua. Adapun topik yang menjadi  pokok bahasan dalam Taushiyah kali ini adalah Bergunjing itu Perbuatan Dosa.

Bermula dari Pengajian Ibu-ibu

tauziahMenurut M. Qurasih Shihab dalam tafsir Al Mishbah, kandungan Al Islam (Al Quran) terdiri dari tiga unsur pokok, yakni : akidah, syari'ah dan akhlak. Akidah atau kerohanian menyangkut hubungan manusia dengan Allah (Hablumminallah), akhlak (akhlakul karimah) menyangkut hubungan antar manusia (Hablumminannas). syariah atau fikih dalam pemaknaan secara sempit adalah sebagai perekat antara akidah dan akhlak yang diwujudkan dalam formulasi hukum, peraturan tata cara ibadah dan kehidupan sosial. Gabungan ketiga unsur inilah yang dimaksud sebagai Islam Kaffah.