Monday, May 21st

Last update10:00:00 AM GMT

You are here: Berita dan Informasi Surau Kita Bekerjasama Tingkatkan Pelayanan

Bekerjasama Tingkatkan Pelayanan

Ketua BKS DKI Jakarta & Banten, H. Ahmad Qadri Ramadhany (kanan atas), menyajikan sebuah presentasi di hadapan para peserta Rapat Kerja & Konsolidasi BKS Jakarta & Banten (16/03/2010) di Surau Baitul Amin, Depok.

Dalam edisi lalu telah disampaikan bahwa BKS (Badan Kerjasama Surau) merupakan badan yang mengkoordinasikan kerjasama antar surau di suatu wilayah. Untuk wilayah Jakarta masuk di dalam BKS DKI Jakarta & Banten.

Kali ini kita akan melihat fokus kebijakan kepengurusan BKS periode 2010-2013.Ruang lingkup kebijakan BKS adalah Pembenahan Manajemen internal, Peningkatan Kualitas dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia serta Pengendalian dan Pengamanan Surau/Jamaah.

Adapun target pencapaian masing-masing bidang kegiatan adalah merumuskan, sosialisasi dan pemberlakuan Sistem Manajemen Organisasi, Sosialisasi Kebijakan/Program BKS, Sosialisasi dan Pelatihan Islam Kaffah, serta pembuatan Sistem Informasi Manajemen untuk Pengurus dan Operasional tempat wirid. Program kerja BKS periode 2010- 2013 adalah:
1. Menyusun Prosedur Operasi Standar tempat wirid dalam wilayah BKS
2. Meningkatkan kualitas sarana ibadah di sejumlah daerah yang dipandang perlu lebih ditingkatkan dalam rangka memenuhi kebutuhan para jamaah TN
3. Meningkatkan pemahaman jamaah TN terhadap ajaran Tarekat Naqsyabandiyah, sehingga dapat  dihindari terjadinya penyimpangan.
4. Mendirikan Majelis Ilmu
5. Peningkatan Manajemen/SDM
6. Mengembangkan Network Tarikat Naqsyabandiyah dan organisasi keagamaan, sosial kemasyarakatan dan pemerintah
7. Mengembangkan Program Investasi BKS
8. Mendorong terciptanya praktek bisnis Islami secara utuh di kalangan praktisi bisnis jamaah Tarekat
9. Membangun Sistem Informasi Manajemen dan Database jamaah Tarekat.

Untuk periode ini, BKS diketuai oleh DR. H. Ahmad Qadri Ramadhany, SH, MM. Selain berprofesi sebagai konsultan dan tenaga pendidik perguruan tinggi di lingkungan Kopertis III, beliau juga memegang posisi Ketua Dewan Riset Daerah Propinsi Banten. Sekretariat BKS dikomandani oleh Ir. Budi Rachmat Kurniawan Kardian, MM. Beliau sehari-hari menjabat General Manager Divisi Gedung PT. Hutama Karya (Persero).

Bendahara BKS dijabat oleh M. Imron Affandi, SE. Ak. (merangkap Pembantu Umum). Menangani Bidang Manajemen dan Perekonomian BKS adalah Drs. H. Tugirin Yusuf S., MM. Beliau selain seorang wirausaha juga pengurus Koperasi umum dan Koperasi Jasa Keuangan Syariah Baitul Amin. Beliau dibantu oleh Azhar Hasibuan, SE.

Bidang Hukum dan Perijinan BKS dikelola oleh Ir. Arif Syahrizal, MBA (Direksi PT. Agricon) bersama AKBP Muchtar MS (Staf di lingkungan Polda Metro Jaya). Bidang Peramalan dan Ibadah dijabat oleh Ir. Iriyadi ZA (Manajer PT. BASF Indonesia) bersama Abdul Sofa SH, MH, (Pejabat di lingkungan Dewan Pertahanan Nasional).

Sebagai Staf Penghubung Drs. Mas Bambang Setijono dibantu oleh Drs. Eko Janarko, Ir. Didi Karnadi, Ir. HM. Razif (Staf Khusus) dan Ir. Oedy Erlangga (Staf Khusus). Dewan Pakar terdiri dari beberapa pejabat aktif dan purnawirawan, antara lain: Prof. Dr. H. Budi Santoso, MSc, APU. (mantan Sekretaris Jendral Dewan Pertahanan Nasional dan staf ahli BATAN), Ir. H. Wahyu Wijaya (Pejabat pada Kantor Direksi PT. Pertamina), Drs. H. Rachmat Sihombing (mantan pejabat PT. Pertamina), Drs. H. Ahmad Mujib (mantan Vice President Bank Pacific), serta Irjen Polisi H. Roekman (purnawirawan Kapolda Jawa Barat dan Lampung).

Bekerja sama dengan Bidang Peramalan dan Ibadah, Dewan Pakar berperan banyak untuk meningkatkan pemahaman jamaah tentang TN melalui Forum diskusi dan ceramah agama/Taushiah. Tim ini juga menjadi penasehat bagi Ketua BKS, serta merupakan cikal bakal Majelis Ilmu yang digagas oleh Pimpinan Yayasan Prof. Dr. H Kadirun Yahya.

BKS juga bekerja sama untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap jamaah secara tidak langsung dengan memberikan pelatihan manajemen terhadap pengurus Surau dan tempat wirid agar mengikuti standar Islamic Service Excellence di lingkungan Yayasan. Selain itu BKS juga mengembangkan jaringan silaturahim yang luas dengan berbagai organisasi keagamaan dan sosial kemasyarakatan dan Pemerintah.

Medianya adalah seminar yang bertema Tarekat Dalam Islam, kerjasama Tarekat Muktabaroh dan jalinan silaturahim dengan MUI di berbagai daerah. (DA/RHY/JH)

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS
Share/Save/Bookmark