Monday, May 21st

Last update10:00:00 AM GMT

You are here: Flights Pelatihan Berubah Menuju Yang Lebih Baik

Berubah Menuju Yang Lebih Baik

Refleksi 7 Nilai Dasar

Banyak cara untuk berkaca diri atau refleksi. Salah satunya, melalui berbagi dengan orang lain. Itulah yang dilakukan pengurus dan jamaah Surau Baitul Amin (SBA); merefleksikan pelaksanaan 7 nilai dasar yayasan yang dicanangkan oleh Pimpinan Yayasan Prof. Dr. Kadirun Yahya (YPDKY) awal tahun 2010. Sebuah pelatihan tiga hari yang tepat berakhir pada tanggal 1 Muharram, Tahun Baru Islam 1432H (5-7/12/2010). Sebuah momen untuk berefleksi tentang fitrah sebagai manusia dan perubahan ke arah yang lebih baik.

“Ada tiga cara untuk mempelajari kebijaksanaan. Pertama, dengan berkaca, itu yang paling mulia. Kedua, dengan meniru. Itu yang paling mudah dan yang ketiga adalah dengan pengalaman. Itu biasanya yang terpahit.” (-Konfusius)

“Tahun baru, baik itu Muharram ataupun Masehi, adalah momen baik untuk kita melakukan refleksi. Refleksi tentang cara menjadi manusia dan apa itu menjadi manusia. Yang penting adalah bahwa ibadah kita tingkatkan dari tahun ke tahun. Kita melakukan introspeksi terhadap diri sendiri, sadar bahwa fitrah kita adalah untuk beribadah dan bagaimana untuk meningkatkan ibadah kita masing-masing. Dalam Surat Adz Dzariyaat ayat 56, Allah SWT berfirman:

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku,” cerita Pengurus II Surau Baitul Amin, H. Akhmad Syukran Bestari, SE. MMSI.

Nama pelatihannya sepintas mirip-mirip pemain Real Madrid Cristiano Ronaldo yang mempunyai julukan CR7, nama pelatihan yang dilaksanakan di kompleks SBA ini bernama R7, atau Refleksi Tujuh Nilai Dasar. Awal pelatihan, peserta pelatihan disodori sebuah cerita tentang si penguin Fred di lakon Our Iceberg is Melting. Cerita ini berdasar dari judul buku yang sama. Fabel ini bercerita tentang koloni penguin yang harus bersiap untuk merubah dirinya dan kebudayaannya karena gunung es tempat mereka tinggal, akan pecah dan menenggelamkan seluruh koloni.

Cerita ini diakhiri dengan pertanyaan besar ke peserta, “Apakah saya hidup di gunung es yang sedang mencair? Atau di gunung es yang dapat mencair?” Dengan pertanyaan yang sama Bang Arie, panggilan H. Akhmad Syukran Bestari, SE. MMSI mengingatkan peserta.

Beliau menegaskan betapa kebiasaan dan kebudayaan yang seringkali menumpulkan diri. “Namun kenyataannya kita terlalu sayang pada badan kita sendiri, tidak ingin keluar dari comfort zone. Harusnya kita harus memilah mana yang cocok dan sesuai dengan budaya kita dan hal itu yang sering kita lupakan.” Beliau menjelaskan bahwa bagi seorang muslim, acuannya adalah Al Quran dan Hadits.

Kak Suzie Ayesha, putri Pendiri Yayasan, di kesempatan yang sama juga menyinggung tentang budaya. “Sebenarnya dalam kehidupan di dunia ini, petunjuk sudah jelas (Al Quran dan Hadist – red)? Kadang kita masih terikat dengan budaya.” Maksud beliau, adalah kebiasaan-kebiasaan yang tidak sesuai dengan Islam.

Salah satu yang ingin dicapai di Pelatihan R7 ini adalah sebuah parameter atau patokan pribadi untuk berubah. Mekanisme alias cara yang digunakan adalah focus group discussion. Para peserta dibagi dalam kelompok-kelompok kecil. Tiap anggota kelompok mereka diminta terbuka dalam pelaksanaan 7 nilai dasar yayasan. Sebagai contoh nilai dasar pertama tentang sholat, maka masing masing anggota kelompok menceritakan pengalamannya tentang shalatnya. Untuk masalah shalat ini, tepat waktu bukanlah hal yang mudah.

Kemudian mereka masing-masing saling berbagi solusi satu sama lainnya. Refleksi dan masukan itu sebagai dasar untuk membuat komitmen pribadi. Komitmen itu antara lain membuat kesepakatan untuk saling mengingatkan waktu sholat tepat waktu. Peserta banyak yang konsisten dengan komitmen itu. Tak heran kalau menjelang subuh banyak SMS atau telpon untuk mengingatkan waktu sholat. Bang Arie salah satu yang rajin. Ini salah satu SMS beliau ”Kebenaran yang sebenarnya adalah kebenaran Allah SWT. Bagaimana bisa memperoleh kebenaran apabila tidak mau mengenalNya dengan jalan yang diperintahkanNya? Sholat dan berdzikir yuk.” (NAV/DA/RH)

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS
Share/Save/Bookmark