Monday, May 21st

Last update10:00:00 AM GMT

You are here: Mozaik Inspirasi

Inspirasi

Tulisan di Punggung Jubah

E-mail Print PDF

Buah Zikir

Syaikh Abdul Wahid bin Zayd Abdul Wahhab (baca: Penggapai Cinta Illahi-red) adalah sufi akbar yang hidup sekitar 700 M. Beliau sering berdiskusi tentang tasawuf dengan sahabatnya, sufi agung Syaikh Fudhayl bin Iyad. Kepada Syaikh Fudhail, beliau berkisah bahwa selama tiga malam berturut-turut ia berdoa kepada Allah, untuk diperkenankan mengetahui siapa sahabatnya di surga nanti.

Bahagia Itu Pilihan

E-mail Print PDF

Bahagia itu pilihan

Seorang petani dan istrinya bergandeng tangan menyusuri sawah sesudah seharian memacul di sawah mereka dalam lebatnya hujan. Tiba-tiba, lewat sebuah motor di jalan raya di depan mereka. Berkatalah sang suami pada istrinya, “Lihatlah bu, betapa bahagianya suami istri yang naik motor itu. Meski mereka juga kehujanan tapi mereka bisa cepat sampai rumah, tidak seperti kita yang harus lelah berjalan untuk sampai ke rumah.”

Sementara itu, pengendara sepeda motor dan istrinya yang sedang berboncengan di bawah hujan melihat sebuah mobil pick-up lewat di depan mereka. Pengendara motor berkata kepada istrinya, “Lihat bu, betapa bahagianya orang yang naik mobil itu. Mereka tak perlu berhujan-hujan seperti kita.” Di dalam pick-up yang dikendarai sepasang suami istri juga terjadi perbincangan ketika sebuah mobil Mercy lewat.

Jangan Menilai Saat Sulit

E-mail Print PDF

Seorang ayah menyuruh keempat anaknya melihat pohon pir di dalam hutan pada empat musim yang berbeda. “Pohon pir itu pohon jelek, tidak berdaun, kering dan bengkok pula batangnya,” komentar anak pertama saat musim dingin.

“Pohon pir itu menggembirakan dan penuh dengan kuncup-kuncup hijau yang menjanjikan,” komentar anak kedua pada musim semi. “Pohon pir itu pohon yang cantik yang dipenuhi oleh bunga-bunga bermekaran yang berbau harum,” komentar anak ketiga ketika musim panas. Anak keempat tidak setuju dengan pendapat ketiga saudaranya.

“Bahwa pohon itu dipenuhi oleh buah-buah ranum, harum, dan enak,” ujar anak yang keempat pada musim gugur. Sang ayah berkata bahwa mereka semua benar, hanya saja mereka melihat pada waktu yang berbeda. Dan sang ayah berpesan, ”Mulai sekarang jangan pernah menilai kehidupan hanya pada suatu masa yang sulit.

”Ketika kita sedang menghadapi sesuatu masa yang sulit, segalanya menyedihkan, banyak kegagalan dan kekecewaan. Jangan cepat menyalahkan diri sendiri atau orang lain, bahkan berkata kita tidak mampu, bodoh dan bernasib sial.

“Di tangan Tuhan hidup kita.“ Berarti tidak ada istilah nasib sial bagi orang yan beriman. Kerjakan apa yang menjadi bagian kita dan percayalah Allah SWT akan mengerjakan bagianNya.

Jika kita tidak bersabar ketika berada dalam musim dingin, maka kita akan kehilangan keindahan musim semi yang cantik, kehangatan musim panas yang menjanjikan harapan. Dan kita tidak akan memanen hasil pada musim gugur. Kegelapan malam tidak selamanya bertahan, esok akan ada fajar yang mengusir kegelapan . Ada harapan ada kegembiraan, dan tersenyumlah. (KAK MER)

Buah dari Ketakwaan dan Amal Shaleh

E-mail Print PDF

Buah Tangan

Salah seorang penguasa dan Qadhi (sebutan lain bagi hakim) wilayah Maru, sebuah kota di Turkeministan, adalah seorang lelaki terhormat bernama Nuh bin Maryam. Ia kaya raya, sejahtera, dan mempunyai putri cantik, berpendidikan, shalehah dan anggun. Banyak orang kaya, pejabat dan bangsawan-bangsawan yang melamar putrinya ini, dengan menawarkan mas kawin yang besar. Tetapi, semua tawaran tawaran itu ditolaknya. Nuh Bin Maryam bingung dan tidak tahu pada siapa dia akan menikahkan putrinya yang sudah dewasa itu. Sebab, kalau ia menikahkan putrinya dengan salah satu pelamar, ia khawatir akan menyakiti yang pelamar lainnya.

Berbicara dengan Ayat-ayat Allah

E-mail Print PDF

ayat-ayat Allah

Abdullah bin Al-Mubarak, seorang ahli Hadits yang terkemuka dan seorang zahid termasyhur, menuturkan bahwa ketika beliau pergi haji ke Baitullah Al-Haram dan berziarah ke Masjid Nabawwi di Madinah, berjumpa dengan seorang perempuan tua memakai kerudung wol.

Pengorbanan Nabi Ibrahim AS

E-mail Print PDF

Idul Adha

Hajjah Harnawati dari Pekanbaru mengisahkan, “Saya bersyukur Bang sempat sholat sunnah di dekat Maqam Ibrahi,seolah-olah jalan senantiasa dilapangkan kalau mau melangkah. Saya juga sempat menyentuh Ka'bah." Ia juga memberitahukan akan mengikuti i'tikaf di surau Pekanbaru pada Januari ini. Hj. Harnawati adalah salah satu jemaah haji yang keberangkatan dan kedatangannya ikut rombongan Surau Baitul Amin Sawangan bersama 30 jamaah lainnya.

Inspirasi Masyarakat Madinah

E-mail Print PDF

medinaHijrah menandai awal era Muslim, karena pada titik inilah Nabi Muhammad SAW mampu menerapkan gagasan Qur’ani  secara maksimal, dan meletakkan Islam menjadi faktor penting dalam  sejarah manusia. Ini adalah sebuah langkah revolusioner.

Hijrah bukanlah sekadar perubahan alamat. Menurut Karen Armstrong dalam Islam; Sejarah Singkat ,di Jazirah Arab sebelum Islam, suku adalah nilai suci. Meninggalkan kelompok darah sendiri dan bergabung dengan suatu kelompok darah orang lain adalah suatu hal yang belum pernah terdengar. Hal ini dianggapnya menghina nenek-moyang sendiri dan kaum Quraisy tidak bisa memaafkan kesalahan ini.  Maka kaum Quraisy bersumpah untuk memusnahkan ummah (Islam) di Yatsrib.

Adakah Makhluk yang Hina?

E-mail Print PDF

Ini adalah sepenggal kisah tentang Nabi Musa AS. Pertama kali membacanya saya shock dan lama termangu-mangu. Untuk tidak membuat anda penasaran saya akan cepat-cepat menuliskannya. Kita semua tahu bahwa Nabi Allah Musa AS mendaki bukit Thursina untuk berjumpa dengan Allah SWT dan bahwa dia tersungkur sewaktu melihat cahaya dan mendengar suara. Antara lain Allah SWT berkata, Wahai Musa, kalau engkau Kupanggil untuk kedua kalinya nanti, bawalah bersamamu makhluk yang sangat hina kemari untuk berjumpa dengan Ku.

Sufi dan Zuhud

E-mail Print PDF

 Sufi adalah orang yang mengamalkan pekerjaan tasawuf. Berdasar asal katanya (etimologi), istilah ‘sufi’ punya arti yang beragam. Menurut Ensiklopedia Indonesia terbitan Ichtiar Baru Van Hoeve (1997), ‘Sufi’ diambil dari kata ‘Suf’, yang artinya ‘kain yang dibuat dari bulu domba yang ditenun kasar’.

Biasa dikenakan oleh orang-orang sufi sebagai lambang kesederhanaan dan kemiskinan, namun berhati dan berbudi pekerti mulia. Berpakaian ‘Suf’ juga bermaksud sebagai reaksi terhadap orang-orang yang hidupnya mewah dengan berpakaian sutra yang indah-indah, terutama yang dilakukan oleh para pembesar kerajaan Bani Umayyah dan Bani Abbasiyah

Membagi Waktu

E-mail Print PDF

waktuSaat-saat tidak berperang bukan berarti saat beristirahat bagi Nabi. Beliau menetapkan sepertiga  waktunya dalam sehari untuk beribadah, sepertiga untuk bekerja, dan sepertiga lagi untuk keluarganya. Bagian yang ketiga itu termasuk tidur dan makan. Sedangkan untuk beribadah, beliau banyak melakukannya di malam hari. Sebagai tambahan, antara salat isya’ dan subuh, Nabi dan para sahabatnya melaksanakan shalat sunnah. Al Quran juga menyebutkan supaya membaca ayat-ayatnya dan Nabi menganjurkan berbagai bacaan untuk bertobat dan bersyukur.

Kesederhanaan Abu Bakar As-Shiddiq

E-mail Print PDF

peningalan nabi

Abu Bakar dilahirkan di Mekah dua setengah tahun setelah Tahun Gajah, atau lima puluh setengah tahun sebelum dimulainya Hijrah. Di masa pra-Islam dikenal sebagai Abul Kaab dan waktu masuk Islam Rasulullah memberinya nama Abdullah dengan gelar as-Shiddiq (Orang Terpercaya). Ia termasuk suku Quraisy dari Bani Taim, dan silsilah keturunannya sama dengan Nabi SAW, dari garis ke-7. Beliau meninggal pada 23 Agustus 634 dalam usia 63 tahun.

  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  Next 
  •  End 
  • »

Page 1 of 2