
Kehidupan tasawuf yang dilakukan seseorang merupakan jalan penyucian hati dan jalan kekhusyukan untuk mengingat Dia.Ini adalah perkataan Syaikh al-Junayd al-Baghdadi, tokoh sufi termashur yang senantiasa disebut dalam do’a silsilah pengamal Tarekat Naqsyabandiyah naungan YPDKY selain Syaikh Abu Yazid al-Bistami (lahir 188 H/804 M dan wafat 261 H/875 M), dan Syaikh Abd al-Qadir al-Jilani (lahir 470 H/1077 M). Berhubungan dengan kekhusyukan, Syaikh al-Junayd al-Baghdadi juga mengatakan,“Tuhan menyucikan ‘hati’ seseorang menurut kadar kekhusyuknya dalam mengingat Dia.” Berikut riwayat singkat Syaikh al-Junayd al-Baghdadi.









Ulasan dan Rujukan Buku terbaik yang layak dibaca
Kupas kesehatan dan permasalahannya sehari-hari, untuk pengetahuan
Kumpulan materi dari Forum Diskusi Baitul Amin, mencerahkan dan membebaskan
Ruang berbagi Teknologi Informasi untuk pemula dan pebisnis, IT ada di sekitar kita
Berbagi pengalaman dalam bisnis sebagai akhlak mulia, Bisnis dan Ibadah adalah kesatuan 
